Saat Ujian Kehidupan Itu Datang

Doctor putting an adhesive bandage arm vein after blood test or injection of vaccine Premi Saat Ujian Kehidupan itu Datang
Saat tubuh merasa sakit. (Sumber : Freepik)

Hi Sobat ....
Bagaimana kabar hari ini? Alhamdulillah kesehatan kita terjaga ya, tetapi pernahkah merasakan, kondisi tubuh terasa ngedrop. Rasanya ingin melaksanakan apapun jadi lemas, tidak kuat, inginnya tidur bahkan makan juga berkurang.  

Rasanya disaat  kondisi ini, kita merasa sangat tidak berdaya dan obatlah yang akan masuk ke dalam tubuh. Obat yang berfungsi untuk membantu memulihkan kondisi. Reaksinya sehabis minum obat. tubuh terasa bugar sedikit demi sedikit. Alhamdulillah senangnya.

Saat ujian datang
Sakit menjadi bab dari ujian kehidupan. Ada sehat dan sakit. Kehidupan dan kematian. Muda dan tua. Ini bab yang tak terpisahkan. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan ketika ujian itu datang?

Ujian selalu tiba tak terduga. Karena bila datangnya bilang-bilang dahulu, berarti itu tamu. Hihi. Sakit merupakan alarm tubuh. Bisa alasannya ialah terlalu lelah, energi yang dipakai berlebihan atau referensi hidup yang kurang terjaga. Saat tubuh sakit, maka kita akan segera ke dokter untuk memeriksaan diri dan obatlah yang membantu memulihkan.

Namun, dalam kehidupan ini ujian yang tiba tidak hanya sakit saja. Ujian kehidupan ketika beragam, begitupun cara mengatasinya.

Hikmah dari suatu kejadian
Manusia ialah manusia lemah, yang tak akan berdaya tanpa kuasa Allah. Ini merupakan satu hal yang tidak bisa dipungkiri. Namun, mampukah kiranya kita selalu bersyukur pada-Nya ketika duka maupun senang. Karena ujian yang tiba tak akan pernah bisa di duga kehadirannya.

Seperti siang ini saya mendapat kabar kondisi abang ipar dalam keadaan sakit dan di rawat di RS. Memang kondisi dia sudah beberapa kali di rawat dengan penyakit yang dideritanya. Diabetes, kolesterol dan nyeri di punggung.

Beliau sudah mencoba beberapa jenis pengobatan, tapi kondisinya belum mengalami banyak perubahan. Ini menjadi ujian bagi dia dan keluarga tentunya. Menyadari akan kondisi yang dia alami, kami pun tidak memaksakan kehadirannya bila sedang ada program keluarga. Meskipun, kelengkapan keluarga terasa kurang.
Doctor putting an adhesive bandage arm vein after blood test or injection of vaccine Premi Saat Ujian Kehidupan itu Datang
Obat untuk memulihkan kondisi. (Sumber : Freepik)
Dari kondisi beliau, saya dan keluarga mendapat banyak hikmah, yaitu sebagai manusia yang beragama, sudah selayaknya bila di setiap kondisi bisa selalu memaknai hari dengan penuh rasa syukur kepada Sang Pencipta. Sakit merupakan ujian kehidupan, tetapi juga bisa menjadi teguran bahwa apa yang kita lakukan ada yang kurang sesuai. Seperti kurang menjaga referensi makan, kurang istirahat, atau kurang menjaga referensi hidup.

Begitu lemahnya kita, baik sebagai seorang hamba juga sebagai manusia bermasyarakat. Lalu apakah kita semua bisa selalu bersyukur akan segala nikmat yang telah dirasakan? Segalanya tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan, hanya keputusannya kembali kepada diri kita masing-masing. Mampu dan maukah kita melakukannya dan berusaha menjadi sosok yang lebih baik.

Kesimpulan
Belajar memaknai ilmu padi yang terus merunduk, tidak merasa sombong juga besar kepala ketika berisi penuh. Kita, manusia yang begitu kecil dan tak berdaya tanpa kuasa Allah SWT. Maka tidak sepantasnya kita berlaku sombong ataupun ingkar dari nikmat yang Allah berikan. Allah tidak membutuhkan pengakuan. Karena Dia ialah Sang Pencipta dan Penguasa alam semesta ini.

Kitalah yang sepatutnya menyadari dan mau terus berbenah diri untuk menjadi manusia yang lebih baik. Dengan kita terus berbenah diri maka kita menyadari bahwa banyak kekurangan dan kealpaan yang sudah dilakukan. Semoga Allah mengampuni perbuatan dosa dan khilaf yang telah banyak kita lakukan. Lalu terus menawarkan kita petunjuk dalam mengarungi kehidupan ini dan membimbing menjadi manusia yang lebih baik dengan penuh keistiqomahan. Insya Alloh.


Semoga bermanfaat.
#selfreminder


Post a Comment

0 Comments